Agustus 10, 2026

JARTATEL Siap Menjadi Jembatan Sinergi Pengusaha dan Pemerintah Demi Infrastruktur Telekomunikasi Merata

Jakarta , bantentenreformasi.com Jumat 10 juli 2026 – Di tengah tingginya biaya tata kelola serta tantangan relokasi bersama, pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di seluruh wilayah masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Untuk menjawab tantangan tersebut, Asosiasi Penyelenggara Jaringan Tetap Internet (JARTATEL) menyatakan kesiapannya menjadi jembatan komunikasi yang menghubungkan pelaku industri dengan pemerintah.

 

Ketua Umum JARTATEL, Raymond Hubertus, menegaskan kehadiran asosiasi ini bertujuan menyatukan visi antara pelaku usaha dan pemerintah, sehingga program pembangunan yang digulirkan dapat berjalan selaras dan menguntungkan semua pihak.

 

“Kita hadir untuk menjembatani pelaku industri dan pemerintah agar tercipta sinergi yang kuat. Harapannya, program pemerintah nantinya dapat benar-benar menopang serta mewadahi keberlangsungan usaha pelaku industri internet. Sebab, kami sangat menjaga kelestarian ekosistem telekomunikasi, khususnya demi melindungi dan memberdayakan pelaku usaha lokal, termasuk UMKM,” ujar Raymond.

 

Lebih lanjut, Raymond menyoroti bahwa internet saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan sekunder, melainkan telah menjadi tulang punggung aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik di Indonesia. Sejalan dengan hasil berbagai survei, transformasi digital nasional terus bergerak cepat dan membutuhkan dukungan nyata berupa pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan literasi digital di seluruh lapisan masyarakat.

 

“Kehadiran JARTATEL diharapkan dapat membuka peluang usaha yang lebih luas, serta mempermudah akses bagi seluruh pelaku industri internet, mulai dari skala UMKM lokal hingga perusahaan besar. Mari kita wujudkan ekosistem telekomunikasi yang adil dan bermanfaat bagi semua,” harap Raymond.

 

JARTATEL pun meminta pemerintah dan instansi terkait untuk segera merespons dan membuka ruang dialog. Sinergi ini sangat dibutuhkan agar tidak ada lagi hambatan yang menghambat pemerataan akses internet, serta memastikan dana publik yang dialokasikan untuk transformasi digital memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas( rasidi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *