SERANG, 6 Agustus 2026 – bantenreformasi.com — Kepala Sekolah SMKN 6 Kota Serang diduga mengabaikan kedatangan tiga orang wartawan dari media daring lokal pada Selasa, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 siang.
Kedatangan para wartawan bertujuan untuk meliput dan menanyakan keterangan terkait capaian program sekolah. Namun sayangnya, Kepala Sekolah justru dinilai tidak memperdulikan kedatangan awak media tersebut.
“Saya sudah berupaya mengonfirmasi melalui pesan WhatsApp, namun tak ada tanggapan. Hingga menunggu berjam-jam pun tak ada respons sama sekali. Menurut keterangan salah satu guru, Kepala Sekolah sebenarnya ada di dalam, hanya saja sedang menerima tamu. Beberapa guru lainnya pun terlihat bersikap acuh tak acuh, seakan tidak peduli adanya tamu. Pelayanan yang seharusnya ramah dan terbuka pun sama sekali tak kami temukan di sana,” ungkap Suhandi, salah satu wartawan yang hadir.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi apa pun. Bahkan, tidak ada satu pun pejabat atau petugas yang ditunjuk untuk memberikan keterangan resmi kepada awak media.
Pesan tegas untuk Kepala Sekolah:
Sangat disayangkan sikap tertutup yang ditunjukkan oleh pimpinan sekolah. Sebagai pelayan publik, Kepala Sekolah seharusnya memahami bahwa keterbukaan adalah kewajiban, bukan pilihan. Menghindar, bersikap acuh, dan tak mau melayani pertanyaan warga melalui media bukanlah sikap seorang pemimpin yang baik. Ingatlah UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik — rakyat berhak mengetahui apa yang dilakukan oleh lembaga yang mereka percayai. Jangan alergi terhadap pertanyaan, justru pertanyaan yang jujur akan menjaga kerja kita tetap bersih dan terarah. Menutup diri bukan berarti menutup masalah; ia justru melahirkan tanda tanya yang semakin besar di mata masyarakat. Semoga ke depannya sikap ini berubah, demi kemajuan sekolah dan kepercayaan publik yang terjaga.
(Redaksi)

